1.1. READ/READLN(prosedur)
Digunakan untuk memasukkan (input) data lewat keyboard ke dalam suatu variabel.
Sintaks: READ/READLN(V);
Keterangan :
V = variabel.
READ = pada statemen ini posisi kursor tidak pindah ke baris selanjutnya.
READLN = pada statemen ini posisi kursor akan pindah ke baris selanjutnya setelah di input.
1.2. READKEY(fungsi)
Untuk pembacaan sebuah karakter dari keyboard. Tipe data yang dihasilkan adalah
char.
Sintaks: READKEY;
1.3. WRITE/WRITELN(prosedur)
Digunakan untuk menampilkan isi dari suatu nilai variabel di layar.
Sintaks: WRITE/WRITELN(V);
Keterangan :
V = variabel.
WRITE/WRITELN = sama dengan READ/READLN.
2. Statemen-statemen yang digunakan untuk pengaturan letak di layer
2.1. CLRSCR(prosedur)
Digunakan untuk membersihkan layar.
sintaks: CLRSCR;
2.2. GOTOXY(prosedur)
Untuk menempatkan posisi kursor pada layar.
Sintaks: GOTOXY(X, Y: Byte);
Keterangan :
X = sumbu X (posisi horisontal), Y = sumbu Y (posisi vertikal)
2.3. DELLINE(prosedur)
Untuk menghapus sebuah baris pada posisi kursor dan menaikkan baris-baris
dibawahnya.
Sintaks: DELLINE;
2.4. INSLINE(prosedur)
Untuk menyisipkan sebuah baris pada posisi kursor dan menggeser kebawah tampilantampilan
baris dibawahnya.
Sintaks: INSLINE;
2.5. DELAY(prosedur)
Untuk menghentikan sejenak proses program.
Sintaks: DELAY(MS: Word);
Keterangan : MS = ukuran waktu dalam milisecond.
3. Statemen yang digunakan untuk memanipulasi string
3.1. CONCAT(fungsi)
Untuk menggabungkan 2 atau beberapa variabel string.
Sintaks: CONCAT(s1 [,s2,...,sn]: String) : STRING;
contoh: CONCAT(‘ABC’,'DEF’) { ABCDEF }
3.2. COPY(fungsi)
Mengambil satu(1) atau beberapa karakter dari sebuah string.
Sintaks: COPY(S,Index,Count) : String;
Keterangan :
S = sebuah string (string).
Index = posisi awal kita akan mengambil beberapa karakter (integer)
Count = banyaknya karakter yang akan diambil (integer).
3.3. DELETE(prosedur)
Menghapus sebagian karakter dari sebuah string.
Sintaks: DELETE(S,Index,Count);
Keterangan : sama dengan statemen COPY.
3.4. INSERT(prosedur)
Menyisipkan satu(1) atau beberapa karakter ke dalam sebuah string.
Sintaks: INSERT(Source,var S,Index);
Keterangan :
Source = sumber string untuk disisipi (string)
var S = string tujuan yang akan disisipi oleh string Source (string)
Index = posisi mulai (integer).
3.5. LENGTH(fungsi)
Memberikan nilai panjang dari suatu string (jumlah karakterdalam string).
Sintaks: LENGTH(S);
Keterangan :
S = string
LENGTH(S) menghasilkan nilai integer.
3.6. POS(fungsi)
Mencari posisi sebuah bagian string (substring) didalam sebuah string.
Sintaks: POS(Substr,S); {menghasilkan nilai Byte}
Keterangan :
Substr = substring yang akan dicari posisinya di dalam sebuah string S. Bila
bernilai 0 berarti nilai string yang dicari tidak ada.
3.7. STR(prosedur)
Merubah nilai numerik ke dalam nilai string.
Sintaks: STR(N,S);
Keterangan :
N = data tipe integer,
S = data tipe string.
3.8. VAL(prosedur)
Merubah nilai string ke dalam nilai numerik.
Sintaks: VAL(S,N,P);
16
Keterangan :
S = nilai string,
N = nilai real,
P = posisi salah.
Nilai string harus berisi angka, plus atau minus, bila tidak berarti kesalahan dan letak kesalahannya ditunjukkan oleh variabel posisi salah. Jika benar, maka nilai variabel tsb = 0 (nol).
3.9. UPCASE(fungsi)
Memberikan huruf kapital dari argumen.
Sintaks: UPCASE(S);
Keterangan :
S = variabel bertipe karakter.
4. Statemen-statemen untuk perhitungan aritmatik
4.1. ABS(fungsi)
Memberikan nilai mutlak dari suatu argumen.
Sintaks: ABS(x);
4.2. ARCTAN(fungsi)
Memberikan nilai dari fungsi arctangent dari perhitungan goniometri.
Sintaks: ARCTAN(x);
Dimana x dapat bertipe real atau integer dan akan menghasil kan nilai bertipe real.
4.3. COS(fungsi)
Memberikan nilai dari fungsi Cosinus.
Sintaks: COS(x);
4.4. EXP(fungsi)
Menghitung nilai pangkat dari bilangan e (bilangan alam),
yaitu sebesar x.
Sintaks: EXP(x);
x dapat bertipe real atau integer dan akan menghasilkan nilai bertipe real.
4.5. FRAC(fungsi)
Untuk mendapatkan nilai pecahan dari suatu bilangan.
Sintaks: FRAC(x);
Tipe dari x sama seperti yang diatas.
4.6. INT(fungsi)
Memberikan nilai integer (bilangan bulat) dari suatu variabel dengan membuang bilangan
di belakang koma.
Sintaks: INT(X);
4.7. LN(fungsi)
Digunakan untuk menghitung nilai logaritma alam (natural logarithm) dari nilai x.
Sintaks: LN(x);
4.8. SIN(fungsi)
Memberikan nilai dari fungsi Sinus.
Sintaks: SIN(x);
4.9. SQR(fungsi)
Digunakan untuk menghitung nilai pangkat kuadrat dari suatu bilangan.
Sintaks: SQR(x);
Tipe dari x bisa berupa real maupun integer. Dan hasilnya akan sama dengan tipedari x.
4.10. SQRT(fungsi)
Digunakan untuk menghitung nilai akar dari suatu bilangan.
5. Statemen-statemen untuk transfer nilai dari suatu variable
5.1. CHR(fungsi)
Merubah nilai dari byte ke bentuk karakter yang sesuai dengan kode ASCII.
Sintaks: CHR(x);
Keterangan : x bertipe byte
contoh : WRITELN(CHR(61);
hasilnya : a
5.2. ORD(fungsi)
Merubah nilai suatu variabel dari bentuk karakter ke bentuk longint.
Sintaks: ORD(X);
Keterangan : x bertipe char
contoh : WRITELN(ORD(‘B’);
hasilnya : 42
5.3. ROUND(fungsi)
Membulatkan data tipe real ke data tipe longint.
Sintaks: ROUND(X);
Keterangan : Jika nilai pecahan < 0,5 maka dibulatkan kebawah.
Jika nilai pecahan > 0,5 maka dibulatkan keatas.
contoh : WRITELN(’10/3 dibulatkan = ‘,ROUND(10/3));
hasilnya : 10/3 dibulatkan = 3
5.4. TRUNC(fungsi)
Membulatkan kebawah data tipe real ke data tipe longint.
Sintaks: TRUNC(X);
contoh :
WRITELN(’20/3 dibulatkan kebawah = ‘,TRUNC(20/3));
hasilnya : 20/3 dibulatkan kebawah = 6
6. Statemen-statemen untuk memanipulasi data
6.1. PRED(fungsi)
Memberikan nilai sebelum nilai argumen dalam urutannya dalam ASCII.
Sintaks: PRED(x);
6.2. SUCC(fungsi)
Memberikan nilai sesudah nilai argumen dalam urutannya dalam ASCII.
Sintaks: SUCC(x);
6.3. INC(fungsi)
Menambah (increments) nilai suatu variabel.
Sintaks: INC(x,i); {i >= 1}
6.4. DEC(fungsi)
Mengurangi (decrements) nilai suatu variabel.
Sintaks: DEC(x,i); {i >=1}
7. Statemen-statemen tambahan (warna,suara dan window)
7.1. TEXTCOLOR(prosedur)
Untuk mengatur warna dari karakter-karakter di layar.
Sintaks: TEXTCOLOR(color : Byte);
Catatan : untuk pilihan warna lihat pada buku Turbo Pascal.
7.2. TEXTBACKGROUND(prosedur)
Untuk mengatur warna latar belakang dari karakter-karakter dilayar.
Sintaks: TEXTBACKGROUND(Color : Byte);
7.3. WINDOW(prosedur)
Untuk membuat suatu jendela (window) yang terletak pada layar.Sintaks: WINDOW(x1,x2,y1,y2 : Byte);x1,x2 = kordinat kiri atas dengan nilai maksimal sesuai dengan mode layar. y1,y2 = kordinat kanan bawah dgn nilai maksimal sesuai dengan mode layar.
7.4. TEXTMODE(prosedur)
Untuk mengatur lebar layar, 80 kolom atau 40 kolom.
Sintaks: TEXTMODE(Mode: Byte);
Default = C80
7.5. SOUND(prosedur)
Digunakan untuk memasukkan (input) data lewat keyboard ke dalam suatu variabel.
Sintaks: READ/READLN(V);
Keterangan :
V = variabel.
READ = pada statemen ini posisi kursor tidak pindah ke baris selanjutnya.
READLN = pada statemen ini posisi kursor akan pindah ke baris selanjutnya setelah di input.
1.2. READKEY(fungsi)
Untuk pembacaan sebuah karakter dari keyboard. Tipe data yang dihasilkan adalah
char.
Sintaks: READKEY;
1.3. WRITE/WRITELN(prosedur)
Digunakan untuk menampilkan isi dari suatu nilai variabel di layar.
Sintaks: WRITE/WRITELN(V);
Keterangan :
V = variabel.
WRITE/WRITELN = sama dengan READ/READLN.
2. Statemen-statemen yang digunakan untuk pengaturan letak di layer
2.1. CLRSCR(prosedur)
Digunakan untuk membersihkan layar.
sintaks: CLRSCR;
2.2. GOTOXY(prosedur)
Untuk menempatkan posisi kursor pada layar.
Sintaks: GOTOXY(X, Y: Byte);
Keterangan :
X = sumbu X (posisi horisontal), Y = sumbu Y (posisi vertikal)
2.3. DELLINE(prosedur)
Untuk menghapus sebuah baris pada posisi kursor dan menaikkan baris-baris
dibawahnya.
Sintaks: DELLINE;
2.4. INSLINE(prosedur)
Untuk menyisipkan sebuah baris pada posisi kursor dan menggeser kebawah tampilantampilan
baris dibawahnya.
Sintaks: INSLINE;
2.5. DELAY(prosedur)
Untuk menghentikan sejenak proses program.
Sintaks: DELAY(MS: Word);
Keterangan : MS = ukuran waktu dalam milisecond.
3. Statemen yang digunakan untuk memanipulasi string
3.1. CONCAT(fungsi)
Untuk menggabungkan 2 atau beberapa variabel string.
Sintaks: CONCAT(s1 [,s2,...,sn]: String) : STRING;
contoh: CONCAT(‘ABC’,'DEF’) { ABCDEF }
3.2. COPY(fungsi)
Mengambil satu(1) atau beberapa karakter dari sebuah string.
Sintaks: COPY(S,Index,Count) : String;
Keterangan :
S = sebuah string (string).
Index = posisi awal kita akan mengambil beberapa karakter (integer)
Count = banyaknya karakter yang akan diambil (integer).
3.3. DELETE(prosedur)
Menghapus sebagian karakter dari sebuah string.
Sintaks: DELETE(S,Index,Count);
Keterangan : sama dengan statemen COPY.
3.4. INSERT(prosedur)
Menyisipkan satu(1) atau beberapa karakter ke dalam sebuah string.
Sintaks: INSERT(Source,var S,Index);
Keterangan :
Source = sumber string untuk disisipi (string)
var S = string tujuan yang akan disisipi oleh string Source (string)
Index = posisi mulai (integer).
3.5. LENGTH(fungsi)
Memberikan nilai panjang dari suatu string (jumlah karakterdalam string).
Sintaks: LENGTH(S);
Keterangan :
S = string
LENGTH(S) menghasilkan nilai integer.
3.6. POS(fungsi)
Mencari posisi sebuah bagian string (substring) didalam sebuah string.
Sintaks: POS(Substr,S); {menghasilkan nilai Byte}
Keterangan :
Substr = substring yang akan dicari posisinya di dalam sebuah string S. Bila
bernilai 0 berarti nilai string yang dicari tidak ada.
3.7. STR(prosedur)
Merubah nilai numerik ke dalam nilai string.
Sintaks: STR(N,S);
Keterangan :
N = data tipe integer,
S = data tipe string.
3.8. VAL(prosedur)
Merubah nilai string ke dalam nilai numerik.
Sintaks: VAL(S,N,P);
16
Keterangan :
S = nilai string,
N = nilai real,
P = posisi salah.
Nilai string harus berisi angka, plus atau minus, bila tidak berarti kesalahan dan letak kesalahannya ditunjukkan oleh variabel posisi salah. Jika benar, maka nilai variabel tsb = 0 (nol).
3.9. UPCASE(fungsi)
Memberikan huruf kapital dari argumen.
Sintaks: UPCASE(S);
Keterangan :
S = variabel bertipe karakter.
4. Statemen-statemen untuk perhitungan aritmatik
4.1. ABS(fungsi)
Memberikan nilai mutlak dari suatu argumen.
Sintaks: ABS(x);
4.2. ARCTAN(fungsi)
Memberikan nilai dari fungsi arctangent dari perhitungan goniometri.
Sintaks: ARCTAN(x);
Dimana x dapat bertipe real atau integer dan akan menghasil kan nilai bertipe real.
4.3. COS(fungsi)
Memberikan nilai dari fungsi Cosinus.
Sintaks: COS(x);
4.4. EXP(fungsi)
Menghitung nilai pangkat dari bilangan e (bilangan alam),
yaitu sebesar x.
Sintaks: EXP(x);
x dapat bertipe real atau integer dan akan menghasilkan nilai bertipe real.
4.5. FRAC(fungsi)
Untuk mendapatkan nilai pecahan dari suatu bilangan.
Sintaks: FRAC(x);
Tipe dari x sama seperti yang diatas.
4.6. INT(fungsi)
Memberikan nilai integer (bilangan bulat) dari suatu variabel dengan membuang bilangan
di belakang koma.
Sintaks: INT(X);
4.7. LN(fungsi)
Digunakan untuk menghitung nilai logaritma alam (natural logarithm) dari nilai x.
Sintaks: LN(x);
4.8. SIN(fungsi)
Memberikan nilai dari fungsi Sinus.
Sintaks: SIN(x);
4.9. SQR(fungsi)
Digunakan untuk menghitung nilai pangkat kuadrat dari suatu bilangan.
Sintaks: SQR(x);
Tipe dari x bisa berupa real maupun integer. Dan hasilnya akan sama dengan tipedari x.
4.10. SQRT(fungsi)
Digunakan untuk menghitung nilai akar dari suatu bilangan.
5. Statemen-statemen untuk transfer nilai dari suatu variable
5.1. CHR(fungsi)
Merubah nilai dari byte ke bentuk karakter yang sesuai dengan kode ASCII.
Sintaks: CHR(x);
Keterangan : x bertipe byte
contoh : WRITELN(CHR(61);
hasilnya : a
5.2. ORD(fungsi)
Merubah nilai suatu variabel dari bentuk karakter ke bentuk longint.
Sintaks: ORD(X);
Keterangan : x bertipe char
contoh : WRITELN(ORD(‘B’);
hasilnya : 42
5.3. ROUND(fungsi)
Membulatkan data tipe real ke data tipe longint.
Sintaks: ROUND(X);
Keterangan : Jika nilai pecahan < 0,5 maka dibulatkan kebawah.
Jika nilai pecahan > 0,5 maka dibulatkan keatas.
contoh : WRITELN(’10/3 dibulatkan = ‘,ROUND(10/3));
hasilnya : 10/3 dibulatkan = 3
5.4. TRUNC(fungsi)
Membulatkan kebawah data tipe real ke data tipe longint.
Sintaks: TRUNC(X);
contoh :
WRITELN(’20/3 dibulatkan kebawah = ‘,TRUNC(20/3));
hasilnya : 20/3 dibulatkan kebawah = 6
6. Statemen-statemen untuk memanipulasi data
6.1. PRED(fungsi)
Memberikan nilai sebelum nilai argumen dalam urutannya dalam ASCII.
Sintaks: PRED(x);
6.2. SUCC(fungsi)
Memberikan nilai sesudah nilai argumen dalam urutannya dalam ASCII.
Sintaks: SUCC(x);
6.3. INC(fungsi)
Menambah (increments) nilai suatu variabel.
Sintaks: INC(x,i); {i >= 1}
6.4. DEC(fungsi)
Mengurangi (decrements) nilai suatu variabel.
Sintaks: DEC(x,i); {i >=1}
7. Statemen-statemen tambahan (warna,suara dan window)
7.1. TEXTCOLOR(prosedur)
Untuk mengatur warna dari karakter-karakter di layar.
Sintaks: TEXTCOLOR(color : Byte);
Catatan : untuk pilihan warna lihat pada buku Turbo Pascal.
7.2. TEXTBACKGROUND(prosedur)
Untuk mengatur warna latar belakang dari karakter-karakter dilayar.
Sintaks: TEXTBACKGROUND(Color : Byte);
7.3. WINDOW(prosedur)
Untuk membuat suatu jendela (window) yang terletak pada layar.Sintaks: WINDOW(x1,x2,y1,y2 : Byte);x1,x2 = kordinat kiri atas dengan nilai maksimal sesuai dengan mode layar. y1,y2 = kordinat kanan bawah dgn nilai maksimal sesuai dengan mode layar.
7.4. TEXTMODE(prosedur)
Untuk mengatur lebar layar, 80 kolom atau 40 kolom.
Sintaks: TEXTMODE(Mode: Byte);
Default = C80
7.5. SOUND(prosedur)


0 komentar:
Posting Komentar